Setelah lulus sekolah di Belanda..

April 9, 2010

.. kalau mau dan butuh, dokumen seperti ijazah bisa dilegalisir agar (mungkin) “semakin diakui”. Legalisir ini mungkin perlu andai mau nerusin kerjaan di dunia akademis, tapi entahlah ini jg cuma kira2 aja hehe..

Berhubung ngga ada salahnya dan gak ada ruginya (err.. tetep perlu keluar uang yg ngga sedikit sih), saya memutuskan untuk melegalisir ijazah saya. Setelah tanya teman dan baca petunjuk di website organisasi terkait, saya harus ke tiga tempat untuk melegalisir ijazah saya, yaitu IB-Groep di Groningen, Departemen Luar Negeri Belanda di Den Haag, dan ke KBRI yang juga di Den Haag.

Sebelum datang ke IB-Groep, saya perlu mengirim salinan dokumen yang mau dilegalisir ke mereka, bisa via surat, fax, maupun email. Mereka akan mengecek dulu apakah dokumen tsb bisa dilegalisir atau tidak. Setelah mendapat konfirmasi, baru kita bisa datang ke kantor mereka sambil membawa dokumen aslinya. Sebenarnya mereka juga menerima pengiriman dokumen melalui surat, namun datang dibawa langsung sepertinya lebih baik. Dengan kata lain, saya akan ke Groningen.

Groningen berada di Belanda bagian utara, sejauh 2.5 jam perjalanan naik kereta dari Amsterdam. Hari Rabu kemarin, saya berangkat jam 9 pagi demi mendapatkan diskon karcis sebesar 40% sehingga saya cukup perlu bayar sekitar 25 euro saja. Berhubung saya jg mau ke Den Haag, saya membeli tiket sehari penuh bebas ke mana saja di Belanda seharga sekitar 26 euro, sudah dipotong diskon. Perjalanan ternyata tidak begitu lancar berhubung kereta pertama yg perlu saya naiki telat sekitar 20 menit ditambah salah milih kereta sehingga perjalanan jadi mundur 1 jam -_-

Sampe di Groningen jam 12 lewat, saya lgs ke kantor IB-Groep yg ngga begitu jauh dari stasiun, sekitar 10 menit jalan kaki. Ternyata kantor IBGroup itu kecil dan cukup terpencil sampe2 agak susah nyari pintu masuknya, petugas yg terlihat di sana jg paling cuma 2 atau 3 orang. Saya serahkan ijazah saya dan tidak sampai 10 menit kemudian legalisir tahap pertama ini selesai. Saya jg perlu bayar 6 euro tuk “minta cap” di IBGroep ini.

Sebelum pulang, saya diberi petunjuk ke mana saya harua pergi selanjutnya, yaitu ke Deplu Belanda. Ternyata e ternyata, setelah saya baca, bagian legalisir di Deplu Belanda cuma buka sampe jam 12.30 -_- batal deh ke Den Haag hari itu. Besok2 lagi deh..

Hari Jumat ini saya menyempatkan waktu lagi tuk ngurusin legalisir setelah hr Kamis kemarin ngga bisa krn harus nunggu kiriman dokumen penting =D berangkat jam 9 lewat dan sampe di tujuan sekitar jam 10.30. Nomor antrian menunjukkan saya harus nunggu 8 org di depan. Ngga nyampe 10 mnt kemudian, nomor saya dipanggil dan lalu saya menyerahkan ijazah saya tuk dilegalisir. Biaya “cap” di sini ternyata 10 euro per lembar. Saya diberi tahu bahwa dalam stengah jam, dokumen saya akan siap dan tunggu panggilan. Sekitar dua puluh menit kemudian nomor saya dipanggil. Saya ambil ijazah saya dan lalu pergi ke KBRI.

Bagi yang ingin melegalisir di Deplu Belanda, sebaiknya dokumen sudah diserahkan sbelum jam 11.30 karena mereka bisa menjanjikan legalisir akan selesai dalam 30 menit. Jika lewat dr jam 11.30, maka dokumen bisa (harus?) diambil keesokan hari. Kira2 begitu informasi yg tertulis di sana.

Sekitar jam 11.30 saya sampai di KBRI. Lgs disambut dg bunyi bel di depan pintu yg menandakan kunci pintu sudah dibukakan dari dalam hehe.. Saya tanya ke petugas di depan kalau mau legalisir mesti ke mana dan dijawab dg “tanya aja di dalam” -_- ya sudah saya masuk dan naik ke lantai satu, tempat dulu saya ganti alamat di paspor. Di lantai atas memang ternyata ada loket tuk urusan legalisir. Baguslah berarti gak nyasar hehe.. Ngurusin legalisir di KBRI ini ngabisin waktu sekitar 15 menit dan biayanya 20 euro per lembar, duh makin mahal lagi -_- Setelah semua beres, akhirnya saya pulang dg membawa ijazah yg sudah mendapat 3 buah cap legalisir dr 3 tempat berbeda.

Sbg rangkuman, kalau mau melegalisir dokumen sekolah di Belanda, tahapannya adalah sbg berikut:

  1. Kirim salinan dokumen yg mau dilegalisir ke IB-Groep via surat, fax, atau email dan tunggu konfirmasi dr mereka
  2. Setelah dapet konfirmasi dari IB-Groep, datang ke kantornya di Groningen sebelum jam 16.00 dg membawa dokumen aslinya. Ada biaya 6 euro tuk setiap dokumen yg ada. Alamat: Steenhouwerskade 10, 9718 DA Groningen
  3. Datang ke Deplu Belanda (Ministrie van Buitenlandse Zaken) di Den Haag sbelum jam 11.30. Biaya legalisir sebesar 10 euro per dokumen. Alamat: Bezuidenhoutseweg 67, Den Haag
  4. Datang ke KBRI ke bagian konsuler di lantai satu. Biaya legalisir 20 euro per dokumen asli. Alamat: Tobias Asserlaan 8 2517 KC Den Haag
9 Comments

Spam jaman sekarang..

March 18, 2010

Situs social networking seperti Facebook biasanya menyediakan fasilitas untuk mengundang orang lain melalui email. Sayangnya.. fasilitas ini mulai disalahgunakan untuk kepentingan spamming.. cape deh.. -_-

spam

No Comments

How to Eat a Chicken Wing

February 1, 2010

1 Comment

atm skimmer?

January 26, 2010

rasanya udah lama terjadi kasusnya dan video yg ngebahas, dari pengarahan supaya waspada sampe bentuk tutorial, juga udah banyak beredar di internet.

~sekedar ngisi blog biar gak kosong :P

3 Comments

Penipuan atas nama admin

November 11, 2009

Barusan nerima email seperti berikut.

Penipuan

Email lengkap ada di http://arsip.fajran.web.id/scam-admin.txt

Asal tau aja..

  1. JANGAN PERNAH MEMBERIKAN PASSWORD ke orang lain termasuk yang mengaku admin

  2. ADMIN BISA GANTI PASSWORD, jadi gak perlu tau password account yang dia kelola.

intinya.. ADMIN GAK BUTUH PASSWORD KAMU!

5 Comments

Musim dingin itu..

November 4, 2009

.. tentu saja dingin xD ada yang bilang kaya begini..

musim dingin itu aneh. kemana2 dingin.
kalo ga musim dingin. dikamar doang dinginnya.

selain itu juga jadi cepat gelap. skr aja matahari baru keliatan sekitar jam stengah 8 dan jam 5 sore lewat dikit matahari udah ilang lagi. bangun jam 6 kurang tuk subuh dan abis itu terkantuk2 lagi.. jam 9 masih “baru bangun” dan sukur2 bisa dipaksa tuk mulai beraktivitas xD lalu nanti jam 5 sore mulai gelap dan bisa2 jam 6 sore udah ngantuk lagi =D

uh jadi ngantuk..

4 Comments

Buku Tabungan

October 7, 2009

penting gak si?

6 Comments

Selamat Idul Fitri!

September 21, 2009

Taqobalallahu minna wa minkum

Lebaran tahun ini lagi-lagi saya rayakan di Belanda. Total sudah tiga lebaran di sini dan tidak di rumah bersama keluarga. Ikut2 Bang Toyib deh =))

Seperti tahun pertama dulu, kemarin saya sholat dan makan-makan di Den Haag. Sholat di Mesjid Al-Hikmah dan makan-makan di rumah dubes di Wassenaar. Lebaran yg jatuh hari pada Minggu sepertinya telah membuat lbh banyak org datang ke Mesjid tadi. Kalau dua tahun sebelumnya sholat hanya dilakukan di dalam mesjid, kemarin ini digelar juga karpet di luar mesjid tuk menampung lbh banyak orang. Namun tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya, sholat dilakukan sebanyak 2 kali giliran.

Hari lebaran itu adalah salah satu hari (kalau ada yg lain) dimana bisa merasakan 1 tram “dibajak” oleh orang Indonesia. Hari dimana bisa mendengar dimana-mana org berbicara dg Bahasa Indonesia dan bukan Bahasa Belanda. Hari dimana bisa ketemu banyak org Indonesia dan makan-makan gratis =D walau ongkos ke sananya jg lumayan sih. Beda dg tahun-tahun sebelumnya, kemarin hanya berjumpa dua org teman saya yg sama-sama satu angkatan beasiswa Depkominfo. Sebagian besar memang sudah selesai dan kembali ke Indonesia.

Duh bingung mau nulis apa lagi xD Tuk foto-foto, tunggu aja di Flickr dan/atau Facebook =D

1 Comment

Riwayat transaksi

September 17, 2009

Selama di sini, saya hampir tidak pernah bawa uang tunai terlalu banyak. Uang tunai yang ada di dompet paling hanya sekitar €20 saja. Kalau saya belanja di supermarket, saya selalu menggunakan kartu debit, kalau di sini mungkin lebih dikenal sebagai PIN card. Beli tiket angkutan umum, kereta, bayar kosan, dan sebagainya juga menggunakan itu. Saya hanya menggunakan uang tunai pada toko-toko yang tidak miliki alat debit ini, misalnya kalau jajan kebab atau beli sesuatu di toko di pinggir jalan. Beberapa toko kadang mengutip biaya tambahan kalau menggunakan kartu debit jika belanja kurang dari batas tertentu, untuk yg satu ini saya lebih memilih membayar tunai. hehehe..

Selain karena tidak perlu bawa uang tunai banyak-banyak dan kartu yang relatif aman karena dilindungi sebuah PIN kalau ingin digunakan, seluruh transaksi yang pernah saya lakukan akan tercatat di bank. Dulu awal-awal saya diminta untuk melaporkan seluruh transaksi ke Depkominfo dan dengan selalu menggunakan kartu debit, saya dapat membuat laporan tersebut dg menyalin riwayat transaksi di Bank.

Ngomong-ngomong tentang riwayat transaksi, situs Internet banking dari bank yang saya gunakan di sini memungkinkan saya untuk melihat seluruh transaksi dari awal saya membuka rekening. Saya juga bisa mengunduh daftar transaksi bulanan dalam berbagai format seperti PDF, Text (CSV), dan MT940 untuk versi yang lebih ramah dengan komputer. Sangat menarik bukan?

Kalau ingin dibandingkan dengan bank yang ada di Indonesia, setidaknya dg BCA, BNI, dan Bank Mandiri yang saya gunakan, pada ketiga bank ini saya hanya dapat melihat riwayat transaksi sebulan terakhir. Yang saya tahu, BCA memungkinkan saya untuk melihat daftar transaksi sebelumnya namun saya harus membayar. Kalau tidak salah sekitar 25rb untuk setiap salinan daftar transaksi selama 1 bulan. Untuk jangka waktu satu tahun, ya tinggal kalikan sendiri berapa yang harus saya bayar. Intinya: ribet!

Saya juga menjadi pelanggan Indosat Matrix. Seingat saya, dulu saya juga selalu menerima riwayat telepon/sms yang saya lakukan setiap bulan. Indosat mengirimnya beserta surat tagihan pembayaran bulanan. Suatu waktu, Indosat tidak lagi mengirim daftar telepon/sms ini sehingga saya harus pergi Galeri Indosat untuk mendapatkannya. Kalau tidak salah awalnya gratis dan kalau tidak salah juga sekarang saya harus bayar.

Jika mendapatkan riwayat transaksi ini melibatkan barang yang ada secara fisik, misalnya kertas dan tinta, mungkin sangat jelas sekali bahwa ada ongkos yang diperlukan tuk mendapatkannya. Namun bukannya sekarang katanya sudah jaman digital dimana seluruh informasi bisa diperoleh lewat Internet? Sepertinya para bank dan operator telepon ini belum menjadikan Internet sebagai aset penting yang bisa dieksploitasi besar-besaran. Untuk bank-bank Indonesia yang saya sebut tadi, setidaknya bisa saya lihat dari situs Internet banking mereka yang menurut saya tidak nyaman digunakan.

Saya suka bertanya-tanya, apakah batasan seperti ini ada karena regulasi atau masalah teknis? Ada yang tau? Selain itu, bukannya hak pelanggan ya tuk mendapatkan riwayat transaksi ini?

2 Comments

Security alert: crypt_abg() is not secure anymore!

September 12, 2009

Read this! http://www.facebook.com/note.php?note_id=86256109747

3 Comments